Aku yang Semakin Boros Disaat Work From Home

Semakin boros meskipun #DirumahAja
Icon by flaticon.com
fandipres.my.id - "Mungkin disaat-saat work from home (learning from home) ini aku bisa lebih menghemat pengeluaranku", pikirku. Nyatanya malah makin boros dong.

Semenjak diterapkannya Work From Home a.k.a #DirumahAja oleh pemerintah dan Learning From Home oleh kampus tempatku berkuliah guna mencegah penularan pandemi virus Corona, aku tentunya berpikir kalau aku itu seharusnya bisa lebih hemat dong dalam menggunakan uang bulanan yang aku miliki.

Tentunya aku punya alasan mengapa aku punya pemikiran yang seperti itu, diantaranya aku bisa memotong biaya perjalanan (bensin) karena enggak pergi kemana-mana, menghemat pengeluaran untuk jajan (bukan jajan yang itu loh ya), menghemat pengeluaran untuk keperluan kuliah, dan tentunya menghemat pengeluaran berbagai macam keperluan-keperluan lain jika aku biasanya datang ke kampus. Bahkan nih ya, aku itu udah sempet ngitung-ngitung kira-kira kalau ga kuliah gini itu pengeluaranku cuma segini dan aku bisa hemat segini dalam satu hari.

Nyetok Makanan Buat Ngemil

Eh tau-taunya aku itu jadi makin boros dong. Sebagai perbandingannya aja nih ya, kalau biasanya aku itu cuma sekali seminggu ke minimarket buat nyetok (maklum anak kos boss), ini malah jadi satu kali dalam dua atau tiga hari yang berarti selama masa Learning From Home ini terjadi peningkatan sebesar dua sampai tiga kali dari biasanya dalam hal mengunjungi minimarket (bisa-bisa akhir bulan cuma minum energen atau teh manis nih kalau gini caranya).

Loh kok sering banget ke minimarket? Suka ngemil yak? Bener banget, faktanya anak kos itu apalagi yang tinggal sendirian dalam kehampaan seperti aku ini, pastinya lebih suka makan-makanan yang bentuknya cemilan daripada makan-makanan berat seperti nasi dkk karena malas masak atau beli ikannya. Mending nyetok cemilan gitu yang kalau lagi lapar tinggal sobek, makan, gak kenyang deh. Apalagi aku itu sukanya nyetok keripik daripada makanan berat seperti roti dkk jadinya harus ngemil yang banyak dulu deh baru bisa sedikit kenyang.

Alasan lain kenapa aku itu suka makan cemilan ya karena bisa dimakan kapan aja. Misalnya nih ya lagi nonton yutub sambil rebahan, ngemil, lagi ngerjain tugas, ngemil lagi, lagi main game, ngemil terooos. Coba kalau makanannya makanan berat, mana bisa gini. Yakali sambil rebahan makan nasi, bisa-bisa tumpah tuh nasinya. Bahkan nih ya, kadang makanan yang udah distok buat beberapa hari bisa ludes dalam satu hari karena ngemil mulu.

Kuota Pleaseee

Pembahasannya kok tentang ngemil mulu? Ya emang iya, karena pengeluaranku yang paling banyak didedikasikan untuk mengisi perut ini wkwk. Nah selain makanan yang buat aku semakin boros, pengeluaranku yang lainnya yang mengalami surplus adalah pengeluaran untuk buat kuota internet.

Jadi ceritanya ini aku itu make dua provider yang berbeda, sebut saja si Merah yang kenceng tapi mahal (murahin woi) dan si tree (pohon) yang murah tapi ya kudu sabar makenya. Nah biasanya aku itu emang make dua-duanya, si merah wajib make karena jenis kartunya Kartu Halo yang biasanya dipake waktu ada kegiatan yang membutuhkan sinyal kenceng (main game misalnya) dan si tree yang biasanya dipake sehari-hari karena kuotanya lebih banyak.

Nah karena kuliah dibuat secara online nih ya maka yang tadinya kuota dari berlangganan Kartu Halo itu cukup buat sehari-hari, ini malah jadi harus beli kuota tambahannya biar tetep bisa mendukung kuliah secara online ini. Waktu di kota Medan okelah sinyal tri ini masih ngangkat, nah waktu di kampung (kota Sibolga), angin datang aja udah ilang tuh sinyalnya wkwk. Makanya waktu di kampung ini aku itu wajib memperbanyak kuota si merah demi kemajuan nusa dan bangsa #eak.

By the way, aku itu udah pulang ke kampung sih sudah lama sebelum diberlakukannya kebijakan larangan mudik (ato pulang kampung nih), dan aku udah di Sibolga sekarang. Namun meskipun begitu, pemborosan masih terus terjadi yang paling tidak pengeluran untuk makanan sudah bisa cukup ditekan. :)
Fandi Presly Simamora
Fandi Presly Simamora Don't think too long because the chance can't waiting for you.

Tidak ada komentar untuk "Aku yang Semakin Boros Disaat Work From Home"

Berlangganan via Email